Impian untuk melanjutkan pendidikan pasca sarjana di luar negeri kini bukan lagi hal yang sulit dicapai. Jika dahulu biaya adalah permasalahan utama, kini untuk bisa mengenyam pendidikan di negara lain yang memiliki status pendidikan lebih tinggi bisa Anda jalani dengan adanya beasiswa.

Dengan beasiswa tertentu yang membiayai secara penuh (full scholarship) Anda akan bisa terbebas dari masalah biaya kuliah, karena ada yang membayarkannya untuk Anda. Ada banyak beasiswa yang dibagikan kepada lulusan S1 yang ingin melanjutkan kuliah pasca sarjananya di luar negeri. Beasiswa S2 luar negeri ini menjadi yang paling favorit sehingga banyak yang memperebutkannya.

Baca Juga Artikel terkait beasiswa dari jaringan Feed / RSS :

Meski banyak beasiswa yang dibagikan baik oleh pemerintah maupun swasta dan yayasan, namun tetap saja peminatnya jauh lebih banyak. Untuk mendapatkannya dibutuhkan nilai lebih yang bisa menyingkirkan pesaing Anda dan menjadikan Anda pemenangnya. Persiapan tersebut juga harus matang mungkin sehingga pada hari H atau hari penentuan Anda sudah memilikinya dan siap menggunakannya.

Abelia Anggi Wardani
Abelia Anggi Wardani tercatat mendapatkan 12 beasiswa luar negeri!. Credits : schoters.com

Untuk membantu Anda mempersiapkan semuanya, berikut ini adalah beberapa tips persiapan yang bisa sesegera mungkin Anda lakukan :

Memiliki prestasi

Mendapatkan beasiswa pasca sarjana bukan hanya mengenai keinginan saja. Semuanya mengenai prestasi yang dimiliki. Untuk mendapatkan beasiswa, tentu Anda harus menjadi seseorang yang berprestasi dengan bukti memiliki IPK lebih tinggi dengan nilai minimal tertentu sesuai dengan kebijakan pemberi beasiswa. Selain berprestasi dalam bidang akademik, Anda juga harus memiliki prestasi lainnya misalnya berorganisasi atau penghargaan dalam bidang tertentu. Untuk melakukan tips ini Anda bisa memulainya sejak dalam masa perkuliahan dengan terus meningkatkan nilai dan kemampuan.

Penguasaan bahasa asing

Berkuliah di luar negeri dengan beasiswa s2 luar negeri yang sehari-harinya menggunakan bahasa asing pasti akan membuat Anda juga perlu memahami bahasa asing. Kemampuan ini dinilai menggunakan standar internasional yaitu test IELTS dan test TOEFL. Untuk mempersiapkannya dengan lebih baik maka Anda harus meningkatkan kemampuan berbahasa inggirs sejak belum mengajukan pendaftaran beasiswa.

Untuk bisa melakukannya Anda dapat mengikuti kursus bahasa inggris sedari dini atau mengikuti kursus test ielts dan toefl sesuai dengan yang Anda butuhkan nantinya. Dengan begitu kemampuan berbahasa inggris Anda akan meningkat dan diharapkan mendapatkan nilai test yang lebih dari batas minimal.

Dokumen yang dibutuhkan

Biasakan selalu menyimpan berbagai dokumen pendidikan dalam satu bendel sehingga ketika membutuhkannya Anda tak perlu lama mencari. Persyaratan berkas ini dilakukan saat sudah melakukan pendaftaran secara online. Berkas yang dibutuhkan akan diunggah melalui website sehingga memudahkan Anda untuk melakukannya. Sebelum mengunggah, pastikan Anda sudah memiliki semua berkas yang dibutuhkan dan tidak ada kesalahan yang ada pada nama serta informasi lainnya.

Selain itu, Anda mungkin akan perlu merogoh kocek Anda untuk mengurus penerjemahan dokumen Anda sesuai persyaratan beasiswa luar negeri.

Biaya hidup

Kuliah di luar negeri bukan hanya masalah biaya kuliah saja. Anda akan membutuhkan biaya hidup yang tak sedikit karena jauh dari rumah. Hal ini harus Anda cari jalan keluarnya lebih dini misalnya dengan mempersiapkan diri belajar cara mencuci piring yang nantinya bisa Anda lakukan untuk mendapatkan pekerjaan di sana demi menutupi biaya hidup di luar negeri.

Itulah tips untuk Anda yang ingin kuliah dengan beasiswa S2 luar negeri sehingga lebih mempersiapkan diri sedini mungkin. Jangan pantang menyerah jika satu beasiswa gagal Anda dapatkan. Jangan khawatir karena masih banyak program beasiswa lainnya yang juga bisa menjadi jawaban Anda sehingga mencoba kembali adalah cara yang lebih baik dibandingkan menyerah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *